Dollar Index and Commodities Circling Back to 1970s
- Rio Adrianus

- 1 Mar
- 4 menit membaca
Konsepsi umum adalah Dollar berhubungan terbalik dengan komoditas. Gabungkan dengan sentiment negatif di politik, hot topic terkait budget defisit, dan inflasi secara umum, maka sangat mudah menerima konsep paper assets (Dollar) VS hard assets (komoditas) – dengan emphasis kata ‘versus’.
Tapi di siklus kali ini ada yang berbeda. Selagi Dollar Index jatuh sejak akhir tahun 2022, tapi hard assets atau komoditas seperti crude oil nasibnya sama dengan Dollar Index…kecuali precious metals (gold & silver…and to a much smaller extent copper).
Pertanyaan yang saya coba jawab di analisa ini adalah: apakah kita pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya?
To my surprise, saya menemukan kesamaan di siklus saat ini dengan apa yang terjadi di awal tahun 1970an ketika perjanjian Bretton Woods berakhir. Berakhirnya komitmen US terhadap convertibility US Dollar terhadap Gold mengantar fase spekulasi Gold market yang luar biasa di tahun 1970an sampai 1980. Kita akan membahas gold di bagian akhir.
Side Note: Saya menggunakan wheat market karena datanya paling panjang di TradingView. Wheat market memiliki korelasi kuat dengan crude oil. Dengan demikian, wheat market bisa merepresentasikan komoditas secara keseluruhan. Di analisa ini, penggunaan kata ‘komoditas’ dan ‘wheat’ memiliki arti yang sama – kecuali ketika saya membuat referensi spesifik untuk ‘Gold’.
Dollar & Commodities (excluding Gold)
Selagi hubungan wheat market dengan Dollar Index (selanjutnya disebut Dollar) seringkali terbalik, tapi saya menemukan kalau ada point-point spesifik dimana wheat dan Dollar berkorelasi positif. Fase korelasi positif yang paling notable terjadi di tahun 1973 ketika Gold sedang berada di bull market yang tidak pernah dialami orang sebelumnya (seperti yang terjadi saat ini).
Lebih dari itu, fase convergence itu berlangsung selama 4,3 tahun dan dimulai ketika wheat sudah berada di tengah-tengah bull market (Chart 1).
Chart 1. Commodity (Wheat) & Dollar Index 4,3 years phase: 1973 - 1977

Di tahun 1973, ada 4 bulan delay sebelum Dollar Index membentuk pivot low dan bergerak bersamaan dengan komoditas.
Setelah 4,3 tahun berlangsung yang dimulai di Maret 1973, siklus komoditas – Dollar memasuki fase selanjutnya, yang mana adalah divergence di Juli 1977. Semenjak itu, hubungan terbalik antara komoditas dengan Dollar menjadi normal.
Secara singkat, 4,3 tahun adalah periode spesial dimana komoditas dan Dollar bergandengan tangan (memiliki korelasi positif). Periode spesial ini terjadi di high-stress environment ketika legitimacy Dollar dipertanyakan - seperti berakhirnya perjanjian Bretton Woods. Di periode spesial ini, publik melihat kenaikan Gold price yang tidak pernah mereka saksikan sebelumnya dalam ingatan.
Saya memberi tanda dimana divergence Dollar – komoditas terjadi di dekat level 102. Chart selanjutnya akan menunjukan kalau level 102 ini relevan untuk saat ini.
Di siklus saat ini, kita menyaksikan kembali periode spesial dimana komoditas dan Dollar bergandengan tangan. Periode ini dimulai di pivot low Wheat di Mei 2021 dan ketika Dollar berada di lower channel (Chart 2).
Chart 2. Commodity & Dollar Index: 4,3 years later in September 2025

Dollar Index membentuk pivot low pertama 4 bulan sebelum terjadi double bottom yang menjadi point of convergence dengan wheat (ingat kembali paralel dengan pivot 1973).
4,3 tahun kemudian dari Mei 2021 adalah September 2025. Di saat itu, 2 hal terjadi: Wheat membentuk bottom dan Dollar kembali berada di lower channel. Sejak itu, kedua market tersebut membentuk double bottom di Januari 2026 (di bulan yang sama ketika Gold dan Silver mengalami penurunan drastis).
Dari perspektif ini, saat ini kita seperti berada di crossroad Juli 1977. Something big will happen in both markets.
Dugaan saya, di siklus ini Dollar masih akan melanjutkan korelasi positifnya dengan komoditas. Channel di atas akan memberi tahu saya skenario mana yang terjadi. Sebagai tambahan, Chart 2 menunjukan kembali level Dollar Index di dekat 102 yang jelas bertindak sebagai resistance dan support sebelumnya. Level 102 akan menjadi point kofirmasi saya. Apabila lower channel tetap bertahan dan Dollar naik menembus level 102, maka kita menyaksikan korelasi positif Dollar – komoditas berlanjut hingga inflection point berikutnya.
Bagaimana dengan trend komoditas (wheat)? Posisi Dollar saat ini di lower channel ditambah dengan informasi baru berupa siklus 4,3 tahun ini memperkuat keyakinan saya kalau fase bull market komoditas berikutnya akan dimulai.
Dollar & Gold
Banyak analyst gold market yakin kalau Bretton Woods 2.0 sudah di depan mata. Konsekuensinya terhadap gold market adalah mereka mengekstrapolasikan apa yang terjadi setelah Bretton Woods berakhir di tahun 1973.
Pandangan populer saat ini melihat adanya paralel antara berakhirnya Bretton Woods di tahun 1973 yang diikuti dengan kombinasi kenaikan Gold dan kejatuhan Dollar dengan apa yang terjadi sejak akhir tahun 2022: kombinasi kenaikan Gold dan kejatuhan Dollar – yang terjadi di tengah BRICS expansion.
Dalam pandangan saya, selagi ada paralel apa yang terjadi sekarang dengan apa yang terjadi di tahun 1973, tapi menempatkan posisi tahun 2022 dengan 1973 akan menghasilkan return yang sangat mengecewakan.
Pertama-tama, kita perlu melihat lebih detail apa yang terjadi di tahun 1970an, ketika Bretton Woods berakhir.
Gold peak pertama setelah Bretton Woods berakhir terjadi di Februari 1975 (Chart 3). Sebelum peak ini terjadi, Dollar berada di posisi yang sangat lemah.
Chart 3. Gold & Dollar Index Dynamics from 1970s – 1980s: 5,6 years interval

Dari peak pertama di Februari 1975, Gold mengalami fase koreksi kemudian disusul dengan bull market yang terlihat parabolic dibanding upwave sebelumnya. Peak kedua (berupa double top) terjadi 5,6 tahun (67 bulan) kemudian di September 1980.
Sekarang pertimbangkan apa yang terjadi di tahun 2020. Di Juli 2020, Gold membuat peak yang merupakan All-Time-High ketika COVID-19 lockdown terjadi. Di bulan terjadinya yang sama, Dollar turun kuat. Pembicaraan tentang BRICS memang belum kencang saat itu. Tapi, berbeda ceritanya dengan budget deficit. Respons terhadap COVID-19 membawa kenaikan sangat tajam terhadap budget deficit di US (Chart 4).
Chart 4. Gold’s first major peak in July 2020

Sekarang kita akan menghitung waktu dari terjadinya Gold’s peak Juli 2020. Tambahkan 5,6 tahun (67 bulan), dan kita sampai di Februari 2026 (Chart 5).
Chart 5. Gold: 5,6 years later in February 2026

Chart 5 di atas menunjukan posisi Dollar saat ini berada di lower channel, selagi kenaikan Gold kelihatan parabolic dibanding dari upwave sebelumnya.
History does not repeat exactly, but it does rhyme.
![Palm Oil (CPO) Stocks: The Third Wave [BWPT, LSIP, AALI]](https://static.wixstatic.com/media/9cbcba_0efae83b285043ab9cd3d60805293d5c~mv2.png/v1/fill/w_980,h_457,al_c,q_90,usm_0.66_1.00_0.01,enc_avif,quality_auto/9cbcba_0efae83b285043ab9cd3d60805293d5c~mv2.png)


Komentar